Sistematika Hukum Perdata itu ada 2, yaitu sebagai berikut:

  1. Menurut Ilmu Hukum/Ilmu Pengetahuan
  2. Menurut Undang-Undang/Hukum Perdata

Sistematika Menurt Ilmu Hukum/Ilmu Pengetahuan terdiri dari:

  1. Hokum tentang orang/hokum perorangan/badan pribadi (personen recht)

Mengatur tentang manusia sebagai subyek dalam hukum, mengatur tentang prihal kecakapan untuk memiliki hak-hak dan kecakapan untuk bertindak sendiri melaksanakan hak-hak itu dan selanjutnya tentang hal-hal yang mempengaruhi kecakapan-kecakapan itu.

2. Hokum tentang keluarga/hokum keluarga (Familie Recht)

Mengatur prihal hubungan-hubungan hukum yang timbul dari hubungan kekeluargaan yaitu:
–          Perkawinan beserta hubungan dalam lapangan hukum kekayaan antara suami dengan istri, hubungan antara orang tua dan anak, perwalian dan curatele.
    3. Hukum tentang harta kekyaan/hokum harta kekayaan/hokum harta benda (vermogen recht)
Mengatur prihal hubungan-hubungan hukum yang dapat dinilai dengan uang. Jika kita mengatakan tentang kekayaan seseorang maka yang dimaksudkan ialah jumlah dari segala hak dari kewajiabn orang itu dinilaikan dengan uang.
Hak-hak kekayaan terbagi lagi atas hak-hak yang berlaku terhadap tiap-tiap oarang, oleh karenanya dinamakan hak Mutlak dan hak yang hanya berlaku terhadap seseorang atau pihak tertentu saja dan karenanya di namakan hak perseorangan.
Hak mutlak yang memberikan kekuasaan atas suatu benda yang dapat terlihat dinamakan hak kebendaan. Hak mutlak yang tidak memberikan kekuasaan atas suatu benda yang dapat terlihat dinamakan hak kebendaan.
Hak mutlak yang tidak memberikan kekuasaan atas suatu benda yang dapat terlihat.
–          Hak seorang pengarang atas karangannya
–          Hak seseorang atas suatu pendapat dalam lapangan Ilmu Pengetahuan atau hak pedagang untuk memakai sebuah merk, dinamakan hak mutlak saja.
   4.  Hokum waris/erfrecht
Mengatur tentang benda atau kekayaan seseorang jika ia meninggal. Disamping itu Hukum Warisan mengatur akibat-akibat dari hubungan keluarga terhadap harta peninggalan seseorang.

Sistematika hokum perdata menurut kitab Undang-Undang hokum perdata

  1. Buku I tentang orang/van personen
  2. Buku II tentang benda/van zaken
  3. Buku III tentang perikatan/van verbintenisen
  4. Buku IV tentang pembuktian dan daluarsa/van bewijs en verjaring

 

*sumber; http://jaggerjaques.blogspot.com/2011/05/sistematika-hukum-perdata-di-indonesia.html